Sakit Pinggang : Bagaimana Fisioterapi Membantumu ?

terapi sakit pinggang , terapi pengobatan sakit pinggang, fisioterapi sakit pinggang


Sakit pinggang merupakan keluhan yang sangat umum dialamai oleh manusia. Sakit pinggang menjadi alasan terbanyak kelima seseorang mengunjungi dokter. Bila saat ini Anda mengalami sakit pinggang, Anda tidak sendiri. Para ahli memperkirakan hampir 60 - 80% orang di dunia pernah mengalami sakit pinggang satu atau beberapa kali sepanjang hidupnya. 

Berita bagusnya, sebagian besar sakit pinggang hanya disebabkan karena cedera ringan pada jaringan seperti otot atau ligamen yang akan sembuh dalam waktu yang tidak lama. Biasanya hanya berlangsung selama 4 hingga 12 minggu dan kebanyakan bisa sembuh. Bahkan, pada keluhan yang ringan bisa lebih cepat sembuh tanpa menjalani pengobatan khusus. 

Tapi, ada juga sakit pinggang yang tak sembuh-sembuh dan berubah jadi sakit pinggang menahun. Ini yang sering menjadi perhatian utama fisioterapis. Informasi dan penananganan yang tepat bisa mencegah terjadainya sakit pinggang menahun.

Anatomi Pinggang

Dalam artikel ini saya ingin mengajak pembaca mempelajari sekilas tentang struktur pinggang untuk membantu memahami "apa itu saat sakit pinggang?"

Pinggang merupakan struktur yang komoleks ; terdiri dari banyak unsur jaringan. Secara garis besar struktur pinggang terdiri dari lima ruas tulang belakang segmen lumbal. Diatas segmen lumbal terdapat segmen servikal (leher) dan thorakal (punggung atas). Sedangkan segmen di bawah lumbal terdiri dari segmen sakral dan tulang ekor. Dilihat dari bentuknya, tulang belakang segmen lumbal lebih besar dan lebih lebar lebar dibanding segmen lain, karena lumbal bertugas menahan berat badan diatasnya.

Diantara ruas-ruas tulang belakang terdapat bantalan sebagai peredam kejut yang dinamakan diskus. Kerusakan pada diskus dapat menyebabkan sakit pada pinggang yang bisa menjalar ke tungkai dan kaki.

Di bagian belakang tulang belakang terdapat sendi-sendi yang disebut dengan sendi facet. Ruas-ruas tulang belakang diikat oleh tali-tali yang sangat kuat yang disebut sebagai ligamen agar tidak lepas / bergeser dari tempatnya.

Lumbal merupakan segmen tulang belakang yang cukup mobile ( gerakannya luas ). Lumbal dapat bergerak membungkuk, mendongak, berputar dan bergerak kesamping. Tulang belakang digerakkan oleh otot-otot. Pada tulang belakang segmen lumbal ini, selain otot-otot pinggang bagian belakang, otot-otot perut di bagian depan juga memainkan peranan penting. Disamping berfungsi sebagai penggerak, otot juga berfungsi sebagai stabilitator dan penegak tulang belakang. Otot-otot ini dapat mengalami cedera atau mengalami ketegangan yang bisa menyebabkan terjadinya sakit pinggang.

Di dalam tulang belakang terdapat sumsum tulang belakang. Sumsum tulang belakang merupakan bagian dari susunan saraf pusat yang terhubung dengan otak. Ada 31 pasang akar saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang. Saraf-saraf itulah yang mengendalikan gerakan tubuh dan menghubungkan sinyal dari tubuh ke otak. Pada beberapa kondisi, penekanan (penjepitan) pada akar saraf ini menghasilkan rasa sakit yang menjalar hingga ke tungkai.  

Biar lebih mudah memahami anatomi pinggang, mari kita simak video berikut ini :

Memahami Rasa Sakit

Rasa sakit merupakah satu hal lagi yang perlu Anda pahami. Para ilmuwan telah membahas sangat jauh tentang apa itu rasa sakit. ( 'Sakit' = 'Nyeri' ) . Pengetahuan tentang nyeri sangat penting untuk memahami apa yang terjadi saat Anda mengalami sakit pinggang. 

Asosiasi Internasional untuk Studi Nyeri (IASP) mendefinisikan nyeri sebagai pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan terkait dengan kerusakan jaringan aktual atau potensial. Nyeri bukan hanya sensasi fisik, nyeri bisa muncul karena dipengaruhi oleh sikap, kepercayaan, kepribadian dan faktor sosial.

Penting untuk dimengerti bahwa, tingkat keparahan nyeri tak selalu berbanding lurus dengan parahnya kerusakan jaringan yang terjadi. Bisa jadi ada dua orang mengalami cedera dengan lokasi dan tingkat keparahan yang sama tapi mereka meresponnya dengan tingkat nyeri yang berbeda-beda. Dalam kasus lain, ada seseorang mengalami cedera yang parah namun hanya merasakan nyeri yang biasa-biasa saja, dan sebaliknya, ada seseorang yang mengalami cedera ringan, tapi mengaluhkan nyeri yang tak tertahankan. Hal itu karena rasa nyeri juga dipengaruhi oleh faktor non fisik seperti pengalaman, kondisi sosial dan psikologis, termasuk rasa takut, depresi, rasa cemas dan kekhawatiran.

Menurut Pain of Australia, ada tiga kategori utama nyeri , yaitu :
  • Nyeri akut . Nyeri akut adalah nyeri berlangsung selama waktu singkat dan terjadi setelah cedera, operasi atau kondisi lainnya. Secara normal nyeri bertindak sebagai “alarm” peringatan bagi tubuh untuk mencari bantuan. 
  • Nyeri kronis . Pada beberapa kondisi, nyeri akut bisa berkembang menjadi nyeri kronis, bahkan saat jaringan yang mengalami cedera sudah mengalami perbaikan sekalipun. Ada banyak hal yang mempengaruhi nyeri akut berkembang menjadi nyeri kronis yang tak kunjung sembuh, termasuk faktor psikologis. Meskipun nyeri kronis bisa menjadi tanda / gejala dari suatu penyakit tertentu, tapi juga bisa merupakan bentuk penyakit itu tersendiri, yaitu sindroma nyeri kronis yang ditandai dengan perubahan dalam sistem saraf pusat.
  • Nyeri kanker. Nyeri kanker dapat terjadi pada penderita kanker stadium awal dan lanjut, juga karena efek samping dari pengobatan kanker.

Simak video berikut ini untuk memahami mekanisme nyeri akut dan nyeri kronis :

Penyebab Sakit Pinggang

Sakit pinggang biasanya terkait dengan iritasi jaringan lunak di area pinggang. Secara anatomis ada lebih dari 100 macam jaringan lunak berbeda di pinggang Anda, sehingga untuk menentukan secara spesifik mana yang menyebabkan sakit biasanya tidak mungkin atau tak terlalu bermanfaat untuk pemulihan.

Pemilihan cedera pada jaringan lunak biasanya memakan waktu 4 hingga 12 minggu, sehingga sebagian besar sakit pinggang akan sembuh dengan sendirinya selama periode ini.

Menurut Bardin et al, 2017 sakit pinggang dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu : patologi tulang belakang spesifik (<1%) , sindroma radikular (5-10%), sakit pinggang non-spesifik

1. Patologi Tulang Belakang Spesifik

Beberapa kondisi yang menyebabkan sakit pinggung memang membutuhkan pengobatan medis yang mendesak dan spesifik. Kondisi-kondisi ini meliputi:
  • Infeksi tulang belakang
  • Kanker (keganasan)
  • Rheumatoid arthritis 
  • Ankylosing spondylitis
  • Sindrom cauda equina
  • Patah tulang belakang.
Kondisi-kondisi diatas memang memerlukan diagnosis dini dan rujukan segera ke dokter spesialis yang sesuai. Untungnya kondisi-kondisi tersebut hanya terjadi pada sekitar 1% saja dari keseluruhan penderita sakit pinggang.

2. Sindroma Radikular

Sakit pinggang dapat terjadi akibat kerusakan struktur yang dapat mengiritasi atau menekan saraf. Para peneliti percaya bahwa sindrom radikuler terjadi pada sekitar 5-10% dari sakit pinggang.

Cidera punggung berikut dapat menyebabkan nyeri radikuler:
  • Spondylolisthesis
  • Spondylolysis
  • Degenerasi diskus
  • Spondylosis
  • Canal stenosis
  • Cedera Ligamen

3. Sakit Pinggang Non Spesifik

Sakit pinggang non spesifik adalah istilah diagnostik yang digunakan untuk mengklasifikasikan penderita sakit pinggang tanpa adanya struktur spesifik yang mengalami cedera. Ini adalah diagnosis pengecualian.

Dengan kata lain, klinisi dokter atau fisioterapis telah mengecualikan patologi tulang belakang spesifik dan salah satu sindrom radikular yang disebutkan di atas sebagai penyebab sakit pinggang. Sakit pinggang non spesifik ini adalah kondisi mayoritas ( 90-95% ) dan hampir selalu berhasil pulih tanpa perlu operasi. Sebagian besar membaik dalam dua hingga enam minggu. Mereka dapat dilacak dengan cepat dengan menghilangkan rasa sakit dan teknik fisioterapi seperti terapi manual dan latihan punggung.

Penyebab sakit pinggang non spesifik cukup banyak tetapi biasanya disebabkan karena cedera yang terjadi tiba-tiba misalnya cedera saat membungkuk dengan untuk mengangkat beban berat, cedera ringan yang berkelanjutan karena postur atau stres posisional yaitu kelelahan postural menyebabkan akumulasi mikrotrauma pada struktur pinggang  dalam waktu lama hingga menyebabkan cedera dan nyeri punggung.Tapi, yang paling sering penyebab sakit pinggang non spesifik adalah ketegangan otot punggung .

Manfaat Fisioterapi Untuk Sakit Pinggang

Barangkali kamu telah mendapatkan banyak informasi baik dari situs informasi kesehatan populer atau berbagai journal tentang manfaat fisioterapi untuk sakit pinggang. Bilaa kamu mengunjungi fisioterapi, apa yang akan dilakukan ?

Pemeriksaan

Saat kamu mengunjungi fisioterapi, hal pertama yang dilakukan oleh fisio adalah melakukan pemeriksaan. Tujuan pertama fisioterapis melakukan pemeriksaan adalah untuk membuat semacam klasifikasi, apakah sakit pinggang termasuk kategori serius (seperti patah tulang, kanker, infeksi dan ankylosing spondylitis) atau penyebab spesifik nyeri punggung karena gangguan neurologis (seperti radiculopathy, caudal equina syndrome). Bila penyebab serius dan spesifik dari sakit pinggang tidak ditemukan, maka orang tersebut dikatakan menderita sakit pinggang non-spesifik.

Perlu Anda ketahui bahwa 90% lebih pasien sakit pinggang yang datang ke layanan primer termasuk dalam kategori sakit pinggang non spesifik.

Berdasarkan lamanya keluhan sakit pinggang dikategorikan dalam 3 kelompok:
  1. Sakit pinggang akut adalah sakit pinggang yang berlangsung selama kurang dari 6 minggu
  2. Sakit pinggang sub akut adalah sakit pinggang yang berlangsung antara 6 dan 12 minggu 
  3. Sakit pinggang kronis adalah sakit pinggang yang berlangsung selama 12 minggu atau lebih. 

Tetapi jangan khawatir, kebanyakan sakit pinggang bersifat akut, atau jangka pendek, dan berlangsung hanya beberapa hari hingga beberapa minggu. Sebagian besar sakit pinggung biasanya akan sembuh dengan sendirinya.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh fisio juga bertujuan untuk mengidentifikasi gangguan yang mungkin berkontribusi pada timbulnya rasa sakit, atau meningkatkan kemungkinan mengembangkan nyeri menetap, seperti faktor biologis (mis. kelemahan atau kekakuan), faktor psikologis (mis. depresi, takut bergerak dan bencana) atau faktor sosial (mis. lingkungan kerja).

Pengobatan

Bila saat ini kamu sakit pinggang, hal terbaik yang harus kamu lakukan adalah tetap aktif bergerak, dan lakukan sebanyak mungkin rutinitas sehari-hari yang biasa kamu lakukan (istirahat di tempat tidur lebih dari satu hari justru dapat memperlambat pemulihan ) Bila sakit berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin parah, kunjungi fisioterapis.
 
Fisio dapat membantu mengurangi sakit pinggang, meningkatkan dan memulihkan mobilitas — dalam banyak kasus, tanpa prosedur operasi yang mahal, injeksi atau penggunaan obat-obatan.

Satu hal yang perlu kamu ketahui bahwa setiap orang adalah unik, dan sakit pinggang bukanlah kondisi seragam yang bisa digeneralisasi, jadi treatment untuk kamu akan disesuaikan dengan gejala dan kondisi fisikmu. Setelah pemeriksaan selesai, fisio akan mengevaluasi hasilnya, mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada  pinggungmu, dan merancang rencana perawatan yang disesuaikan untuk kondisimu. 

Treatment fisioterapi pada sakit pinggang bisa berupa :
  1. Terapi manual, termasuk manipulasi tulang belakang, untuk meningkatkan mobilitas sendi dan jaringan lunak
  2. Latihan penguatan dan fleksibilitas.
  3. Edukasi tentang perawatan sakit pinggang untuk mencegah keparahan.
  4. Latihan aktivitas mengangkat, membungkuk dan duduk dengan benar saat melakukan pekerjaan baik di tempat kerja maupun di rumah.
  5. Merancang program aktivitas fisik yang aman dan efektif untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh.
  6. Terapi thermal (coldpack, hotpack atau infrared) atau stimulasi listrik untuk membantu menghilangkan rasa sakit.

Rekomendasi Bacaan