Sakit Pinggang Saat Haid

sakit pinggang sebelum haid, obat sakit pinggang saat haid, penyebab sakit pinggang saat haid

Sakit pinggang acap kali dikeluhkan para wanita saat mengalami menstruasi. Meskipun sebagian besar bukan merupakan masalah medis yang perlu dikhawatirkan, namun sakit pinggang saat haid dapat mengganggu aktivitas kamu sehari-hari, hingga kerap dijadikan alasan mangkir kerja atau sekolah.

Mengetahui mekanisme haid (termasuk memahami bahwa sakit pinggang saat haid adalah hal yang wajar) dan mengetahui bagaimana cara mengurangi rasa sakit saat haid adalah dua hal penting untuk mengurangi gejala sakit pinggang saat haid.

Haid

Haid atau menstruasi merupakan proses normal pada setiap wanita dewasa yang ditandai dengan luruhnya dinding dalam rahim (endometrium) sehingga keluar perdarahan dari jalan lahir (vagina).

Haid merupakan proses organ reproduksi wanita untuk bersiap jika terjadi kehamilan yang ditandai dengan penebalan dinding rahim yang berisi pembuluh darah. Bila tidak terjadi kehamilan, maka endometrium akan mengalami peluruhan dan keluar bersama darah melalui vagina.

Haid pertama terjadi pada gadis remaja saat mulai memasuki masa puber, biasanya pada usia 12 tahun atau sekitar 2-3 tahun setelah payudara mulai tumbuh. Saat haid banyak terjadi perubahan kadar hormon dalam tubuh wanita. Karena perubahan hormon ini seorang perempuan bisa mengalami sakit perut, kram, kembung, dan sakit kepala saat haid atau beberapa hari menjelang haid. Beberapa perempuan juga menderita sakit pinggang saat haid, baik ringan maupun berat.

Sakit Pingang Saat Haid

Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap perempuan dengan rentang usia 18-25 tahun menemukan bahwa sekitar 84% perempuan melaporkan rasa sakit selama haid yang disebut dismenore dan sekitar 16% dari mereka yang mengalami dismenore juga mengalami sakit pinggang.

Pada sebagian besar perempuan sakit pinggang mulai dirasakan beberapa hari sebelum haid dan biasanya mereda setelah haid. Sakit pinggang saat haid bisa sangat menyusahkan kegiatan sehari-hari, pekerjaan atau aktivitas sekolah. Tapi, kabar baiknya adalah bahwa sebagian besar sakit pinggang selama haid bukan merupakan masalah medis yang serius sehingga tak perlu dikhawatirkan secara berlebihan.

Apa yang menyebabkan sakit pinggang selama haid?

Sebagian besar keluhan yang dirasakan oleh perempuan saat haid merupakan kondisi yang wajar. Mayoritas nyeri haid adalah kondisi fisiologis normal yang disebut dengan primer dismenore. Begitu pula sakit pinggang yang dirasakan saat haid, kebanyakan bukan problem medis yang serius.

Sakit pinggang saat haid diduga disebabkan oleh adanya perubahan hormon. Hormon yang disebut prostaglandin adalah penyebab utama nyeri haid. Beberapa hari sebelum haid, sel-sel endometrium dalam rahim memproduksi banyak hormon prostaglandin untuk mendorong kontraksi rahim.

Kontraksi ini semacam versi ringan dari kontraksi rahim saat persalinan. Kontraksi rahim juga berperan dalam kram saat haid. Bagi sebagian orang, nyeri saat kontraksi rahim ini bisa menjalar ke punggung bawah atau pinggang.

Bila lapisan rahim terlepas selama haid, tubuh melepaskan lebih sedikit prostaglandin, biasanya rasa sakitnya mereda.

Mengobati Sakit Pinggang Saat Haid

Saat sakit pinggang sebelum haid cukup mengganggu beberapa perempuan membutuhkan obat untuk meredakannya. Beberapa jenis obat untuk meredakan sakit telah dikenal luas oleh masyarakat dan bisa didapatkan di apotek atau toko obat .

Obat nyeri pinggang saat haid

Jenis obat-obatan yang digunakan untuk meredakan sakit pinggang saat mau haid tidak berbeda dari obat penghilang rasa sakit yang disebabkan oleh kondisi lain seperti sakit gigi, nyeri otot atau nyeri sendi, yaitu golongan obat antiinflamasi non-steroid (OAINS) dan bisa dibeli secara bebas di apotek, antara lain :
  1. Ibuprofen
  2. Asam mefenamat
  3. Naproxen
  4. Aspirin
  5. Paracetamol

Bagi perempun yang rutin merasakan keluhan sakit perut atau pinggang saat haid, dapat mengkonsumsi obat menghilangkan sakit pinggang saat haid satu hari sebelum menstruasi tiba dan dilanjutkan selama 2-3 hari kemudian, bisa membantu mengontrol rasa sakit.

Tapi perlu diingat bahwa penggunaan obat-obatan harus sesuai dengan dosis yang tertera dalam kemasan. Jangan minum obat melebihi dosis yang dianjurkan meski nyeri haid yang dirasakan cukup parah. Konsultasikan dengan apoteker untuk mengetahui cara penggunaan dan takaran / dosis obat. Kunjungi dokter bila Anda memiliki gangguan kesehatan yang termasuk dalam kontraindikasi obat tertentu.

Mengurangi sakit pinggang saat haid tanpa obat

Selain obat-obatan dan penghilang rasa sakit, ada beberapa pengobatan non-obat yang cukup efektif meredakan sakit pinggang saat haid, antara lain :

1. Kompres Panas

kompres panas untuk sakit pinggang, kompres panas pada pinggang saat sakit, sakit pinggang saat haid

Penggunaan kompres hangat telah dikenal luas oleh masyarakat dan didukung dalam berbagai literatur sebagai terapi non-obat yang efektif untuk mengurangi keluhan pada perempuan dengan dismenore primer. Dokter dan petugas kesehatan juga sering menganjurkan untuk menggunakan kompres hangat untuk mengurangi keluhan rasa sakit pada anggota tubuh.

Kompres panas menggunakan handuk yang dicelupkan air panas, botol yang diisi air hangat atau bantal pemanas yang ditempatkan di atas perut bagian bawah dan pinggang dapat mengurangi ketegangan otot dan merangsang relaksasi otot perut.

Berendam dalam air hangat juga bisa membantu mengendurkan otot-otot di perut, punggung, dan kaki.

2. TENS

tensd pada saat haid, tens untuk sakit pinggang, sakit pinggang saat haid pakai tens

TENS merupakan singkatan dari Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation. Mesin TENS menghasilkan arus listrik dengan frekuensi dan amplitudo tertentu yang dialirkan melalui suatu elektroda yang ditempelkan pada permukaan kulit. TENS telah lama digunakan oleh fisioterapis untuk mengurangi keluhan nyeri. Getaran halus dari arus listrik yang dihasilkan dapat mengurangi rasa sakit melalui mekanisme yang dikenal dengan mekanisme gerbang kontrol.

TENS bisa menjadi pilihan terapi non obat-obatan untuk mengurangi dismenore primer dan sakit pinggang saat haid. Penggunaan TENS memiliki beberapa keuntungan. Selain dapat menghindari penggunaan obat-obatan terus-menerus saat haid, TENS juga aman dan mudah dibawa kemana-mana dan tidak mahal.

Mesin TENS portabel dengan daya battery dapat diperoleh secara bebas di toko alat kesehatan dan bisa digunakan selama haid. Sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan fisioterapis sebelum menggunakannya .

3. Olahraga

olahraga untuk sakit pinggang, olah raga saat haid, olahraga saat sakit pinggang karena haid, sakit pinggang saat haid

Beberapa penelitian telah melaporkan efek positif dari latihan peregangan, latihan aerobik seperti jogging, latihan yoga dan kegel untuk mengurangi keluhan dismenore primer.

Latihan peregangan dapat membantu mengurangi jumlah rasa sakit yang menjalar ke pinggang. Latihan kegel dapat membantu meningkatkan suplai darah lokal ke rahim dan menurunkan intensitas nyeri haid.

Olahraga selama kurang lebih 45 hingga 60 menit per sesi, 3 kali atau lebih per minggu dengan intensitas bebas dapat mengurangi nyeri haid secara signifikan.

4. Kinesiotape

konesiotape untuk nyeri haid, kinesiotape untuk sakit pinggang,

Kinesiotape semacam plester khusus yang banyak digunakan oleh fisioterapis. Jika Anda pernah melihat para atlit menggunakan plester warna-warni di lengan atau paha mereka itulah kinesiotape.  Beberapa penelitian telah mendukung penggunaan kinesio tape untuk menghilangkan rasa sakit yang berhubungan dengan dismenore primer.

Kinesio dapat mengurangi ketegangan dan mengangkat kulit secara mikroskopis untuk mengurangi ketegangan di daerah panggul, dan meningkatkan ruang interstitial di kulit untuk membantu mengalirkan cairan limfatik dan mengurangi respons peradangan selama haid.

Biasanya fisioterapis menempelkan kinesio tape dengan pola tertentu mulai dari perkiraan hari ovulasi hingga akhir menstruasi di daerah perut bagian bawah dan pinggang untuk mengurangi rasa sakit saat haid.

Kapan Perlu Waspada?

Meski sakit pinggang saat haid adalah hal yang wajar terjadi, jika rasa sakit yang dialami sangat menyakitkan, segeralah diskusikan kondisi yang dialami dengan dokter. Sakit pinggang dan nyeri haid yang parah bisa jadi tanda adanya kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan medis, antara lain :

1. Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi dimana jaringan yang membentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim di indung telur, usus, saluran telur atau vagina.

Sebelum haid, endometrium akan menebal sebagai tempat untuk menempelnya sel telur yang sudah dibuahi. Bila tidak dalam kondisi hamil, endometrium tersebut akan luruh, lalu keluar dari tubuh sebagai darah menstruasi.

Pada kondisi endometriosis, jaringan endometrium di luar rahim tersebut juga ikut menebal, tetapi tidak dapat luruh dan keluar dari tubuh dan menimbulkan rasa sakit yang hebat. Rasa sakit ini umumnya dimulai 1-2 hari sebelum haid dan bisa bertahan selama 2-3 hari.

Gejala endometriosis bisa berupa rasa nyeri saat berhubungan intim, nyeri perut, pinggang terasa sakit ketika duduk, bibir organ intim terasa tebal, sampai sakit di anus ketika buang air besar.

2. Fibroid rahim / Uterine fibrosis

Fibroid uterus adalah pertumbuhan jaringan otot rahim yang bukan kanker. Istilah medis untuk fibroid adalah leiomyoma atau mioma.

Fibroid dapat menyebabkan gejala yang sangat ringan, tidak ada sama sekali, atau gejala bisa parah. Pertumbuhan fibroid rahim dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat, termasuk sakit pinggang, selama haid.

3. Adenomiosis

Adenomiosis adalah kondisi yang terjadi ketika lapisan permukaan rongga rahim (endometrium) tumbuh di dalam dinding otot rahim. Dalam kondisi normal, seharusnya jaringan endometrium hanya melapisi permukaan rongga rahim.

Adenomiosis dapat menimbulkan gejala berupa pendarahan yang deras dan berkepanjangan saat menstruasi, nyeri haid, rasa tertekan pada perut bagian bawah atau panggul.

4.Kondisi punggung dan cedera

Untuk beberapa orang dengan masalah pinggang, gejalanya memburuk sebelum atau selama haid. Ini mungkin karena prostaglandin yang menumpuk di dalam rahim melepaskan bahan kimia inflamasi yang dapat membuat sakit pinggang semakin parah.

Bila sakit pinggang menetap hingga melewati siklus haid atau mengalami kelemahan kaki, sebaiknya segera mencari pertolongan dokter atau fisioterapis, karena ini mungkin lebih dari sekadar nyeri punggung bawah yang berasal dari pelepasan prostaglandin selama menstruasi.


Sumber :

  1. Medical News Today : What causes lower back pain during a period? , May 29, 2020
  2. Virginia Spine Institute : Tips To Reduce Lower Back Pain During Menstruation, May 4, 2016
  3. Physiopedia : Primary Dysmenorrhea