Rumah Ramah Lansia, Hindari Resiko Jatuh Pada Lanjut Usia


Dalam artikel ini saya akan membaagikan beberapa tips membuat rumah ramah lansia untuk meminimalisir resiko jatuh pada lansia. Jika Anda hidup serumah dengan bapak, ibu, kakek atau nenek yang telah berusia lanjut simak tips dibawah ini______  
 
Jatuh bisa jadi terdengar biasa pada anak-anak dan remaja.  Tetapi tidak untuk lansia. Jatuh pada lansia dapat mengakibatkan cedera serius yang berpotensi mengancam jiwa. 

Lebih dari 95% patah tulang pinggul pada lansia disebabkan karena terjatuh. Jatuh juga menjadi penyebab cedera kepala yang membahayakan keselamatan jiwa.
Jatuh bukanlah kejadian lumrah akibat dari penuaan. Jatuh pada lansia dapat dicegah !
Jika seorang lansia mengalami gangguan keseimbangan maka resiko jatuh akan semakin tinggi. Untuk mengurangi resiko jatuh pada lansia ada beberapa hal yang perlu dilakukan antara lain :
Dalam artikel ini saya akan membaagikan beberapa tips untuk membuat rumah Anda lebih ramah lansia dengan meminimalisir potensi yang dapat mengakibatkan lansia terjatuh. Jika Anda hidup serumah dengan bapak, ibu, kakek atau nenek yang telah berusia lanjut simak tips dibawah ini :

1. Rapikan karpet dan keset di lantai. 
Menggelar karpet dan permadani memang membuat ruangan menjadi terkesan indah dan hangat. Namaun, ujung atau pojok karpet yang tersingkap seringkali mengakibatkan kaki tersandung dan membuat lansia terjatuh. Begitu pula keset yang diletakkan di depan pintu. Oleh karena itu sebaiknya hindari penggunaan karpet dan keset dilantai untuk keselamatan lansia.

2. Hati-hati dengan tirai kain / gorden sebagai pintu.
Beberapa orang menggunakan gorden / tirai penyekat pintu penghubung antar ruang. Biasanya di ruang keluarga. Gorden memang dapat mempercantik ruangan, namun sebaiknya perlu Anda pertimbangkan untuk melepas gorden / tirai penghubung antar ruang jika ada lansia di rumah Anda. Gorden yang sifatnya tidak stabil itu kerap dijadikan media merayap pegangan oleh lansia , hal ini tentu membahayakan karena resiko jatuh.  

3. Hindari tangga atau modifikasi agar lebih mudah
Jika bisa memilih, mungkin menghindari rumah bertingkat atau rumah dengan relief akan lebih aman untuk lansia. Namun bila itu tidak memungkinkan tempatkan ruang-ruang penting yang digunakan sehari-hari dalam satu lantai. Jikapun harus melewati tangga, memendekkan tinggi anak tangga dan penggunaan rail bar pegangan di kanan kiri tangga akan membantu menjaga stabilitas lansia.

4. Terangi area rumah yang gelap 
Penglihatan merupakan komponen penting dalam menjaga keseimbangan terutama pada lanjut usia. Berjalan di ruangan gelap dapat meningkatkan risiko jatuh. Berikan pencahayaan yang cukup pada area yang kurang cahaya seperti tangga atau Lorong atau area gelap yang berpotensi digunakan untuk lalu lalang.

6. Clossed duduk bisa jadi pilihan
Kamar mandi dan toilet merupakan bagian dari rumah yang cukup penting untuk diperhatikan. Perhatikan akses menuju kamar mandi, usahakan jangan terlalu jauh dari kamar tidur -- meskipun bukan kamar mandi dalam. Meletakkan kursi di dalam kamar mandi dan memilih closset duduk adalah pilihan tepat untuk menghindari resiko terjatuh di kamar mandi.

7. Perhatikan lantai kamar mandi 
Lantai kamar mandi yang licin juga meningkatkan resiko jatuh. Gunakan lantai yang sedikit bertekstur kasar dan tidak licin atau gunakan semacam keset kamar mandi agar lantai kamar mandi tidak licin. Penggunaan rail bar pada dinding kamar mandi juga membantu lansia untuk menambah stabilitas saat berdiri atau bergerak di kamar mandi.

8. Kendalikan hewan peliharaan.
Hewan piaraan seperti kucing atau anjing kadang dijadikan teman dan cukup membantu untuk mengurangi kebosanan sehari-hari para lansia. Namun, kebiasaan hewan piaraan mengikuti empunya di sekitar kaki dapat mengganggu kaki melangkah, apalagi pada lansia yang memiliki gangguan keseimbangan. 

Beberapa tips diatas dapat Anda terapkan untuk membuat rumah Anda ramah lansia. Hubungi fisioterapis terdekat untuk mendesain latihan keseimbangan pada lansia dan membuat rekomendasi rekayasa lingkungan rumah agar lansia terhindar dari resiko jatuh.


BERIKAN KOMENTAR ()