Rumah Ramah Lansia, Hindari Resiko Jatuh Pada Lanjut Usia


Dalam artikel ini saya akan membaagikan beberapa tips membuat rumah ramah lansia untuk meminimalisir resiko jatuh pada lansia. Jika Anda hidup serumah dengan bapak, ibu, kakek atau nenek yang telah berusia lanjut simak tips dibawah ini.

***
Jatuh bisa jadi terdengar biasa pada anak-anak dan remaja, saat mereka bermain lompat tali atau sepak bola. Tapi tidak untuk lansia. Jatuh pada lansia dapat mengakibatkan cedera serius yang berpotensi mengancam jiwa. 

CDC (Centers for Disease Control and Prevention) mengatakan, lebih dari 95% patah tulang pinggul pada lansia disebabkan karena terjatuh. Jatuh juga menjadi penyebab cedera kepala yang membahayakan keselamatan jiwa.


Penyebab Jatuh Pada Lansia

Terdapat beberapa faktor penyebab terjatuh pada lansia, baik faktor fisik, faktor kebiasaan / perilaku dan faktor lingkungan, diantaranya adalah :
  1. Kelemahan otot, nyeri karena radang sendi, gangguan keseimbangan, dan masalah gaya berjalan
  2. Gangguan penglihatan
  3. Mengantuk atau pusing akibat efek samping obat yang dikonsumsi
  4. Lingkungan tidak ramah lansia
  5. Penyakit kronis

Mencegah Resiko Jatuh Pada Lansia

Mencegah lansia terjatuh merupakan hal yang penting untuk diperhatikan, karena ongkos dari jatuhnya lansia itu cukup mahal. Mahal dalam artian dari segi material maupun non material. Akibat yang paling mungkin dari jatuh pada lansia adalah patang tulang panggul yang harus dilakukan operasi penggantian sendi panggul (total hip replacement) dengan estimasi biaya total hip replacement sekitar 11 hingga 75 juta rupiah. 

Jatuh juga sangat mempengaruhi kualitas hidup lansia, lansia yang pernah terjatuh bisa akan mengalami trauma takut terjatuh dan enggan bergerak. Lansia yang enggan bergerak dancenderung membatasi aktifitas akan mudah mengalami penurunan kondisi fisik dan depresi.

Untuk mengurangi resiko jatuh pada lansia ada beberapa hal yang perlu dilakukan antara lain :


Modifikasi Rumah Untuk Lansia

Dalam artikel ini saya akan membaagikan beberapa tips untuk membuat rumah Anda lebih ramah lansia dengan meminimalisir potensi yang dapat mengakibatkan lansia terjatuh. Jika Anda hidup serumah dengan bapak, ibu, kakek atau nenek yang telah berusia lanjut simak tips dibawah ini :

1. Rapikan karpet dan keset di lantai

Menggelar karpet dan permadani memang membuat ruangan menjadi terkesan indah dan hangat. Namaun, ujung atau pojok karpet yang tersingkap seringkali mengakibatkan kaki tersandung dan membuat lansia terjatuh. Begitu pula keset yang diletakkan di depan pintu. Oleh karena itu sebaiknya hindari penggunaan karpet dan keset dilantai untuk keselamatan lansia.

2. Hati-hati dengan tirai kain / gorden sebagai pintu

Beberapa orang menggunakan gorden/ tirai penyekat pintu penghubung antar ruang. Biasanya di ruang keluarga. Gorden memang dapat mempercantik ruangan, namun sebaiknya perlu Anda pertimbangkan untuk melepas gorden/ tirai penghubung antar ruang jika ada lansia di rumah Anda. Gorden yang sifatnya tidak stabil itu kerap dijadikan media merayap pegangan oleh lansia , hal ini tentu membahayakan karena resiko jatuh.  

3. Hindari tangga atau modifikasi agar lebih mudah

Jika bisa memilih, mungkin menghindari rumah bertingkat atau rumah dengan relief akan lebih aman untuk lansia. Namun bila itu tidak memungkinkan tempatkan ruang-ruang penting yang digunakan sehari-hari dalam satu lantai. Jikapun harus melewati tangga, memendekkan tinggi anak tangga dan penggunaan rail bar pegangan di kanan kiri tangga akan membantu menjaga stabilitas lansia.

4. Terangi area rumah yang gelap 

Penglihatan merupakan komponen penting dalam menjaga keseimbangan terutama pada lanjut usia. Berjalan di ruangan gelap dapat meningkatkan risiko jatuh. Berikan pencahayaan yang cukup pada area yang kurang cahaya seperti tangga atau Lorong atau area gelap yang berpotensi digunakan untuk lalu lalang.

6. Closet duduk bisa jadi pilihan

Kamar mandi dan toilet merupakan bagian dari rumah yang cukup penting untuk diperhatikan. Perhatikan akses menuju kamar mandi, usahakan jangan terlalu jauh dari kamar tidur -meskipun bukan kamar mandi dalam. Meletakkan kursi di dalam kamar mandi dan memilih closet duduk adalah pilihan tepat untuk menghindari resiko terjatuh di kamar mandi.

7. Perhatikan lantai kamar mandi

Lantai kamar mandi yang licin juga meningkatkan resiko jatuh pada lansia. Gunakan lantai yang sedikit bertekstur kasar dan tidak licin atau gunakan semacam keset kamar mandi agar lantai kamar mandi tidak licin. Penggunaan rail bar pada dinding kamar mandi juga membantu lansia untuk menambah stabilitas saat berdiri atau bergerak di kamar mandi.

8. Kendalikan hewan peliharaan

Hewan piaraan seperti kucing atau anjing kadang dijadikan teman dan cukup membantu untuk mengurangi kebosanan sehari-hari para lansia. Namun, kebiasaan hewan piaraan mengikuti empunya di sekitar kaki dapat mengganggu kaki melangkah, apalagi pada lansia yang memiliki gangguan keseimbangan. 

Beberapa tips diatas dapat Anda terapkan untuk mengurangi resiko jatuh pada lansia di rumah Anda. Hubungi fisioterapis terdekat untuk meminta saran cara melakukan latihan keseimbangan pada lansia dan memodifikasi lingkungan rumah agar rumah Ada ramah lansia.