Mendeteksi Gejala Stroke dengan FAST

Stroke dapat menyerang siapa saja dan di lapisan usia berapapun. Mengenali gejala-gejala stroke sejak dini sangat diperlukan agar kondisinya tidak menjalar hingga kesehatan pun memburuk. Hingga saat ini, stroke masih menjadi salah satu penyakit paling mematikan di dunia yang telah merenggut nyawa jutaan manusia.

FAST, stroke
Deteksi gejala stroke dengan FAST

Untuk mengetahui gejala awal stroke, Anda dapat mendeteksinya melalui metode FAST, yang merupakan singkatan dari Face, Arms, Speech, dan Time.

F – FACE: Terjadi perubahan pada wajah, yang ditandai dengan mulut terlihat miring, mata tertutup sebelah, atau wajah terasa kebas. Ketiganya disebabkan oleh adanya penyumbatan pada pembuluh darah yang mengganggu fungsi saraf pada wajah.

A – ARMS: Lengan mengalami kelumpuhan, tidak bisa digerakkan atau diangkat.

S – SPEECH: Mengalami kesulitan saat berbicara, kata-katanya sulit dipahami dengan jelas.

T – TIME: Jika Anda mengalami gejala ini, segera hubungi dokter. Stroke merupakan bom waktu yang dapat menyerang siapapun dan kapanpun, baik tua maupun muda.

Selain itu, ada pula beberapa gejala lainnya yang menandakan adanya gangguan stroke. Berikut di antaranya:

  1. Pusing
Rasa pusing pada pengidap stroke kerap kali muncul tiba-tiba. Penyumbatan pembuluh darah pada otak dapat menyebabkan rasa pusing yang dahsyat hingga tubuh kehilangan keseimbangan.

  1. Vertigo
Vertigo merupakan gejala stroke yang serius. Menurut data, sekitar 3% pasien yang dilarikan ke rumah sakit akibat vertigo ternyata mengalami tanda awal stroke.

  1. Pandangan kabur
Penglihatan yang mendadak buram juga menjadi salah satu tanda stroke telah menyerang area wajah. Jika Anda mengalami hal ini, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar dapat diketahui apakah kondisi ini disebabkan oleh stroke atau penyakit mata lainnya.

  1. Mata tertutup sebelah
Selain membuat pandangan kabur, gejala stroke pada wajah juga dapat ditandai dengan mata tertutup sebelah. Penyebabnya yakni fungsi saraf mata tidak bekerja dengan sempurna, sehingga kelopak mata tidak dapat membuka walau otak telah memberi respon untuk membuka mata. Penyumbatan pada pembuluh darah menimbulkan gangguan saraf yang jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan kematian saraf permanen.

Apabila Anda atau orang-orang terdekat di sekitar Anda mengalami tanda-tanda di atas, segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jangan menunggu sampai kondisinya kian memburuk.


Sumber:
http://www.stroke.org/understand-stroke/recognizing-stroke/act-fast
BERIKAN KOMENTAR ()