Fisioterapi Paska Stroke Dengan Pendekatan Bobath; Melatih Pasien Bergerak Normal

Sudah beberapa kali saya mendapatkan pertanyaan melalaui email dan telepon "Bagaimana sih fisioterapi bobath pada stroke itu ?". Pertanyaan-pertanyaan itu tak hanya disampaikan oleh pasien atau keluarga pasien, tak jarang profesional kesehatan juga menanyakan hal serupa.Dalam kesempatan kali ini saya akan sedikit mengulasnya.

Sudah beberapa kali saya mendapatkan pertanyaan melalaui email dan telepon "Bagaimana sih fisioterapi bobath pada stroke itu ?". Pertanyaan-pertanyaan itu tak hanya disampaikan oleh pasien atau keluarga pasien, tak jarang profesional kesehatan juga menanyakan hal serupa.Dalam kesempatan kali ini saya akan sedikit mengulasnya.

Fisioterapi paska stroke merupakan treatment yang spesifik dalam ranah neuro rehabilitasi (pemulihan kondisi penyakit saraf). Rehabilitasi pasien paska stroke melibatkan proses multi-disipliner yang melibatkan dokter, perawat, terapis wicara, okupasi terapis dan fisioterapis tentunya. Rehabilitasi pasien paska stroke terbukti bisa membawa dampak positif.

Ada banyak pendekatan untuk melakukan treatmen pada pasien paska stroke, salah satunya dengan menggunakan pendekatan Bobath Concept. Bobath concapt merupakan pendekatan terapi paska stroke yang paling populer dan digunakan luas di dunia. 

bobath concept

Bobath Concept diciptakan oleh Berta Bobath, seorang fisioterapis bersama dengan suaminya - seorang neurolog. Perbedaan yang fundamental antara Bobath Concept dan pendekatan – pendekatan lain pada treatment fisioterapi paska stroke adalah bahwa teknik ini menekankan pada potensi penyembuhan pasien stroke dengan menggunakan teknik hands on (manual) untuk mengaktifasi kembali fungsi tubuh agar proses penyembuhan bisa berjalan optimal dan maksimal.

Treatment fisioterapi dengan Bobath Concept menekankan pada kualitas gerakan, ini juga yang membedakan Bobath Concept dengan pendekatan-pendekatan yang lain.

Pendekatan lain hanya menekankan pada kemampuan fungsional pasien seperti berdiri, berjalan, mengenakan baju atau makan, tanpa memperhatikan kualitas gerakan, sedangkan Bobath Concept memperhatikan secara detail bagaimana cara pasien berdiri, cara pasien berjalan, cara pasien makan .  

Bobath Concept mengarahkan dan memfasilitasi pasien bergerak sesuai dengan pola gerakan normal dan mencegah pasien beraktifitas dengan pola gerakan abnormal.

Sayangnya, treatment fisioterapi pada pasien paska stroke dengan Bobath Concept tidak mudah dijumpai di rumah sakit – rumah sakit umum di Indonesia . Sebab, tratment ini membutuhkan fisioterapis  yang mempelajari bobath melalui kursus bobath concept.

Di Indonesia, fisioterapis dan tim rehabilitasi seperti terapis wicara, dan okupasi terapis yang mempelajari dan menggunakan pendekatan Bobath Concept untuk mentreatment pasien mereka tergabung dalam wadah Komunitas Bobath Indonesia ( KOBOI). Mereka adalah para terapis yang telah tersertifikasi dalam International Bobath Course atau Workshop Bobath Concept


eBook Melewati Stroke dengn Cinta : 
Panduan Lengkap Merawat Keluarga Saat Terserang Stroke

http://www.emailmeform.com/builder/form/N8s5fkf08IG7d472

Komentar

  1. Siang P.Wahyu,saya boleh minta refferensi jurnal/ebook terkait Bobath Concept? Terimakasih sebelumnya

    BalasHapus
  2. hmmm namanya teh Bobath Concept, pengetahuan baru nih gan... terima kasih ya artikelnya bikin nambah pengetahuan... :) salam

    BalasHapus
  3. Sayangnya masih jarang terapi ini di Indonesia ya

    BalasHapus

Posting Komentar